Sony Ericsson: Idou jadi Satio, umumkan Yari dan Aino

sonyericsson-satio-aino-yari1

Sony Ericsson baru saja melakukan sejumlah “perubahan”. Yang pertama adalah perubahan kode numbering ponsel. Selama ini yang kita tahu adalah penamaan berdasarkan kode jenis dan angka penunjuknya, misalnya Wxxx ataupun Cxxx.

Tapi seiring berjalannya waktu, mungkin Sony Ericsson sendiri melihat ada kesulitan sendiri dengan penamaan ini bagi masyarakat. Konsumen lebih suka menyebut nama dibanding numbering. Sebagai contoh adalah iPhone, Bold, Javelin, Storm, Omnia, Xperia, Touch HD, dll.

Sony Ericsson (SE) sendiri sebenarnya selama ini selalu memberikan pengkodean nama untuk ponsel-ponselnya, tapi baru Idou — ponsel SE pertama dengan kamera ber-resolusi 12 megapiksel — yang benar-benar menjadi suatu kode nama yang “hampir resmi”. Saya bilang hampir resmi karena ternyata akhirnya SE memberikan nama Satio untuk ponsel ini. Sayangnya penyakit lama SE masih berlaku. Sampai sekarang belum ada tanggal resmi kapan peluncuran Satio ini.

Berikutnya, SE mengumumkan 2 jenis ponsel baru. Keduanya adalah GAMING PHONE! Yang pertama adalah Yari, berikutnya adalah Aino. Yari adalah ponsel SE pertama di luar Jepang yang mendukung fitur gesture gaming. Saya kurang tahu persis bedanya gesture gaming dengan fitur gaming yang ada di F305. Akan ada sejumlah preloaded games di Yari.

Selain itu Yari adalah ponsel pertama dengan fitur Walkman versi 4, kamera ber-resolusi 5 megapiksel dengan autofocus, konektifitas HSDPA, dan A-GPS. Direncanakan Yari akan hadir September 2009.

Ponsel berikutnya adalah Aino. Saya tidak perlu panjang lebar cerita tentang ponsel ini, karena Aino adalah ponsel pertama yang memiliki kompatibilitas dengan PlayStation 3! Aino memiliki fitur Remote Play yang awalnya dikembangkan untuk PSP. Dengan Aino kita bisa mengakses media content dan mengontrol PlayStation 3. Belum jelas apakah kita bisa memainkan game-game PS3 di Aino, jika iya berarti luar biasa, ini merupakan killer phone dari SE!

Aino merupakan ponsel multimedia yang optimal. Ponsel ini memiliki fasilitas pemutar musik yang mumpuni dan kamera ber-resolusi 8 megapiksel. Sempurna sebagai ponsel multimedia Anda. Sayangnya di video promosi di bawah ini, tidak ditampilkan bagaimana caranya mengkoneksikan PS3 dan Aino. Aino akan hadir paling cepat bulan Oktober 2009.

Yang terakhir saya tambahkan lagi soal Satio. Secara bentuk fisik Satio dan Aino adalah serupa. Cuma memang tujuannya berbeda. Satio dikhususkan layaknya kamera poket yang bisa digunakan untuk menelpon. Berikut adalah video promonya:

Market share ponsel di Indonesia

Disclaimer: saya tidak memiliki data akurat tentang kondisi market share ponsel di Indonesia di periode apapun

AdMob, salah satu pemberi layanan periklanan mobile terbesar, merilis sebuah laporan [pdf] tentang market share selama tahun 2008. Datanya diolah dari 6000 situs mobile dan 1000 buah aplikasi di mana AdMob adalah pengelola periklanannya. Secara umum, hal paling mencolok dari data tersebut adalah penguasaan iPhone (baik versi pertama maupun kedua/3G) terhadap pasar smartphone, terutama di USA.

Di USA sendiri, produk Apple ini berhasil menguasai hampir 50% pasar! Itu artinya 1 dari 2 pengguna smartphone di USA menggunakan iPhone. Secara internasional, iPhone juga secara mengejutkan menguasai pasar smartphone dengan total market share sebesar 33%. Peringkat kedua yang diduduki oleh Nokia N70 hanya memperoleh share sebesar 7.1%. Data ini juga menandai menurun drastisnya penjualan ponsel berbasis Symbian dan Windows Mobile.

indonesia-admob

Satu hal menarik yang juga terangkum dalam laporan tersebut adalah AdMob menyertakan market share ponsel (tidak hanya smartphone) di Indonesia. Memang untuk segi mobile advertising, Indonesia sangatlah diperhitungkan karena memiliki potensi penduduk yang besar dan sifat konsumtif yang mendorong pembelian ponsel secara lebih sering. Menurut data tersebut, market share Indonesia di tahun 2008 dikuasai dengan telak oleh Nokia. Suatu hasil yang tidak mengejutkan. Nokia memperoleh 63.9%, diikuti oleh Sony Ericsson sebesar 26.6%.

Hal yang cukup menarik adalah data Other yang mencakup nilai 7%, di luar Nokia, Sony Ericsson, Motorola, dan Samsung. Seperti kita tahu, di tahun 2008 fenomena BlackBerry amatlah menggaung, terutama di kota besar. Nampaknya data tentang BlackBerry belum ada ataupun memang belum dianggap signifikan secara nasional. Data yang lebih seru pastinya akan didapatkan di tahun 2009, karena iPhone 3G sudah dimasukkan oleh Telkomsel secara resmi, sementara RIM semakin akan menancapkan tajinya dengan mengeluarkan BlackBerry Storm–BlackBerry pertama dengan layar sentuh–melalui XL.

Prediksi saya, penjualan Nokia dan Sony Ericsson–terutama di ponsel Symbian–akan mengalami penurunan di tahun 2009. Ceruk tersebut dimanfaatkan oleh kedatangan (yang intensif) dari BlackBerry dan iPhone. Meskipun demikian, ada baiknya kita menelaah lebih lanjut tentang “kualitas” laporan ini. AdMob sendiri hanya memilki data ini berdasarkan jumlah request dari ponsel yang digunakan. Tentunya ada disclaimer bahwa laporan ini tidak ditujukan sebagai suatu dokumen resmi, sehingga Anda sah-sah saja menduga bahwa data yang dikompilasi belumlah benar-benar valid.

Sejumlah ponsel terbaru Sony Ericsson sudah hadir di Indonesia

new-sony-ericsson

Mungkin saya belum lihat iklan terbarunya, tetapi sejumlah ponsel terbaru Sony Ericsson tidak lagi bertanda bintang alias sudah hadir di Indonesia. Jajaran ponsel tersebut adalah C510, W705, W715, dan W395. Bisa kita tebak dari namanya, terdapat 3 ponsel dari seri Walkman dan 1 ponsel dari seri Cyber-shot. Para penggemar setia Sony Ericsson tentunya akan gembira menantikan hal ini.

C510 mengedepankan fitur kamera dengan resolusi 3.2 megapiksel, autofocus, face detector, smile shutter, geotagging, zoom digital hingga 3.2x, photo fix, video blogging dan photo blogging. W705 dan W715 itu serupa tapi tak sama, perbedaan signifikan adalah W715 memiliki fitur aGPS yang memudahkan pengguna selular memperoleh sinyal GPS. Yang terakhir, W395, adalah ponsel Walkman dengan fitur menengah yang ditujukan untuk kalangan yang mengutamakan budget vs fungsi.

Di sisi lain, masih ada 4 ponsel yang masih berstatus Coming Soon, yaitu C903, W995, W508, dan Idou. Yang terakhir adalah “ponsel pertama” yang memiliki kamera 12 megapiksel. Idou bisa jadi adalah ponsel Sony Ericsson pertama pula yang menggunakan kodenama saat rilis, tidak menggunakan numerikal yang lazim digunakan oleh Sony Ericsson.

Si mini Sony Ericsson Xmini dalam genggaman

se-xmini2

Sungguh menawan ponsel Walkman satu ini, di tulisan sebelumnya, kami baru punya gambar display juga spesifikasinya. Nah, sekarang ini kami sudah dapatkan wujud aslinya. Thanks to Mobile Mag.

Untuk mereka yang menggemari barang-barang minimalis, seri Xmini mungkin harus masuk sabagai “2009 wishlist” betul ga nih?

Source: Mobile Mag