Revolusi Nokia = Antitesis Revolusi Mesir!

Stephen-Elop

Elop adalah Antitesis Mubarak! Pria ini menuntut perubahan …

Consumer preference for Nokia declined worldwide. In the UK, our brand preference has slipped to 20 percent, which is 8 percent lower than last year. That means only 1 out of 5 people in the UK prefer Nokia to other brands. It’s also down in the other markets, which are traditionally our strongholds: Russia, Germany, Indonesia, UAE, and on and on and on.

How did we get to this point? Why did we fall behind when the world around us evolved?

 

Wow!

Saya benar-benar terkesan ketika membaca “bait-bait” memo yang dikeluarkan oleh Stephen Elop, CEO Nokia teranyar, untuk semua karyawan Nokia di seluruh dunia. Sewaktu membaca memo internal Nokia ini – well, sekarang tampaknya sudah jadi milik publik sejagat nih – saya langsung teringat dengan demo besar yang sedang terjadi di Mesir. Tapi catat; ada perbedaan besar antara keduanya. Di Mesir, ribuan bahkan jutaan rakyatnya menuntut sebuah perubahan pada level pucuk pimpinan. Tapi di Nokia, justru sang pimpinan yang meminta ribuan pegawai Nokia untuk berubah. Mantap!

Dari isi memo internal Nokia, jelas terungkap bahwa Mr. Elop benar-benar menuntut semua karyawan dan stakeholder Nokia untuk mau merubah mindset cara berpikir mereka. Cara pandang lama ala Nokia yang umumnya selalu ingin memusatkan perhatian pada pengembangan platform-platform “original” macam MeeGo dan Symbian tampaknya akan segera dirubah oleh sang CEO yang merupakan eks bos di Microsoft. Tapi apanya yang dirubah?

Continue reading

Nokia Funaholic: Pilih Favoritmu dan Menangkan Hadiahnya

Anda yang aktif di dunia Internet dan social media tentunya pernah mendengar tentang Nokia Eksismeter sebelumnya, itu lho suatu alat pengukur online yang mengukur tentang seberapa eksis kalian di dunia online. Nah, suatu ajang yang “lebih serius” dari itu adalah Nokia Funaholic.

Apakah kegiatan ini? Nokia Funaholic adalah ajang pencarian talenta yang mewakili tiga karakter yang merupakan tiga karakter anak muda masa kini. Ada Antonio yang eksis abis dan selalu aktif di jaringan sosial Facebook dan Twitter. Ponsel Nokia yang cocok untuk menyertainya adalah Nokia C3.

Berikutnya kita temui Daisy yang pecinta musik sejati. Untuknya Nokia menyandingkan Nokia X series, terdiri dari Nokia X5, Nokia X3, dan Nokia X2 dengan tombol musik di homescreen. Tidak perlu repot masuk ke menu ponsel untuk memainkan musik favorit Anda.

Yang terakhir adalah Kareem. Kareem ini digambarkan sebagai tipikal pekerja muda yang selalu terhubung dengan rekan-rekannya melalui akses email dan chat-nya. Ponsel Nokia yang paling cocok untuk karakter yang demikian adalah Nokia E5 dengan tombol QWERTY.

Saat ini sudah terpilih dua finalis dari masing-masing karakter untuk nantinya dipilih pemenang yang mewakili karakter bersangkutan. Anda yang tidak terpilih ataupun belum sempat ikutan tidak perlu berkecil hati karena masih ada kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan ponsel keren idaman (Nokia C3, X2, atau E5).

Cukup masuk ke halaman Nokia Funaholic dan klik ke menu Finalis untuk melihat finalis favorit Anda. Jika sudah yakin dengan pilihannya, login terlebih dahulu dengan akun Facebook Anda untuk memilih. Lebih baik lagi jika Anda memilih sesuai dengan karakter Anda sendiri, jadinya ponsel yang bisa dimenangkan bakal sesuai :)

Pemilihan suara mulai berlaku hari ini (13 Desember 2010) dan pemenang akan dipilih pada bulan Januari 2011. Dukung terus favorit Anda dan perbesar kemungkinan Anda memiliki ponsel idaman!

Review: Nokia N8

Terima kasih kepada pihak Weber Shandwick, selaku PR Nokia Indonesia, yang telah memberikan kesempatan mencobai test unit Nokia N8 untuk keperluan review ini.

Usaha produsen ponsel terbesar di dunia asal Finlandia, Nokia untuk mencoba merebut kembali tahta ponsel pintar terbaik diwarnai dengan harapan keberuntungan. Angka 7 dan 8, sebagaimana disemaikan dalam seri E7 dan N8 dianggap sebagai angka keberuntungan di berbagai tempat.

Dikhususkan pada seri N8, apakah ponsel pintar ini mampu membawa Nokia ke arah keberuntungan, sebagaimana kondisi yang dinikmatinya sebelum iPhone (dan Android) mulai diluncurkan? Continue reading

Nokia N8: ponsel pintar dengan fitur HDTV

Kebetulan per minggu ini saya mendapatkan pinjaman dari pihak PR Nokia Indonesia, sebuah Nokia N8 untuk diutak-atik. Ponsel pintar ini merupakan flagship phone saat ini dari produsen ponsel terbesar di dunia asal Finlandia. N8 ditenagai oleh sistem operasi Symbian yang terbaru, yaitu Symbian^3 — perkembangan selanjutnya ponsel Symbian tidak lagi dibedakan menjadi Symbian^3 atau Symbian^4.

Ponsel ini mempunyai desain model yang cantik dengan sejumlah fitur unggulan. Khusus untuk tulisan ini, saya akan mencoba mengangkat tentang kemampuannya menampilkan video dengan kualitas HDTV. HDTV mungkin cukup asing terdengar bagi penikmat mobile, meskipun saat ini sudah merupakan fitur umum bagi televisi keluaran terbaru.

Sebelum membahas tentang kemampuan Nokia N8 yang berhubungan dengan HDTV, ada baiknya kita ketahui apa HDTV itu sendiri. Menurut Wikipedia, HDTV (High-Definition Television) mengacu pada video yang memiliki kualitas lebih tinggi/lebih baik dari kualitas sistem televisi tradisional.

Kualitas HD biasanya memiliki 1 atau 2 juta piksel setiap frame-nya, kira-kira lima kali lipat dari standar TV biasa. Ukuran frame yang standar disebut sebagai HDTV adalah 1280 x 720 (720p) dan 1920 x 1080 (1080p). Ukuran 1080p juga biasa disebut sebagai Full HD.

Nokia N8, dengan fitur unggulan di segmen kamera dan video, berusaha menampilkan imaji terbaik bagi konsumennya. Nokia N8 dapat digunakan untuk memutar video HD 720p di TV High Definition menggunakan konektivitas HDMI yang tersedia secara built-in. Jika Anda membeli Nokia N8 secara pre-order ada bonus kabel HDMI sebagai pelengkap kenikmatan HDTV di ponsel ini.

Videonya dapat berasal dari unduhan atau pentransferan melalui PC, ataupun dibuat sendiri menggunakan kamera canggih 12 megapiksel berlensa Carl-Zeiss dengan resolusi HD 720p dan rasio 16:9. Kamera tersebut dapat merekam video dengan perbesaran digital hingga 3 kali.

Format video yang didukung oleh Nokia N8 adalah H.264 720p dengan maksimal 30 frame per detik (fps), sementara codec-nya bisa menggunakan H.264, MPEG-4, VC-1, Sorenson Spark, dan Real video 10. Canggih bukan?

Tentunya bukan cuma itu saja fitur unggulan N8. Masih ada fitur musik, dukungan Adobe Flash, WebTV, dan lain-lain. Tapi lebih baik hal-hal tersebut saya bahas lebih lanjut di review lengkap saya tentang Nokia N8 di tulisan selanjutnya.

Update: Berikut adalah contoh HD Video (720p) yang diambil dengan Nokia N8

Gosip: Nokia merilis ponsel dual-sim card

Nokia-dual-SIM-phone-1

Anda hobi menggosip tapi tidak suka ghibah? Kalau Anda menjawab ya, maka gadnix punya bahan untuk disebar nih. Berdasarkan informasi dari salah satu blogger gadget ternama, Eldar Murtazin, Nokia bakal merilis ponsel dengan fitur dual-sim card di antara bulan April – Juni 2010. Sayang, sampai saat ini masih belum jelas akan seperti apa penampakan serta jeroan spesies baru dalam keluarga besar ponsel Nokia ini. Apakah GSM-CDMA ataukah GSM-GSM?

Fitur dual-sim card adalah fitur andalan ponsel-ponsel pabrikan dari Cina untuk membedakannya dari ponsel-ponsel mainstream yang dikeluarkan oleh Nokia, Motorola, LG, dll. Yang menarik untuk ditunggu adalah respon pasar Indonesia terhadap ponsel Nokia dual-on ini; apakah pasar terpesona ataukah justru sebaliknya; ganti meledek Nokia sebagai tukang tiru.

Wow, Nokia tukang tiru? Kadang, bisa jadi begitu ….

[UV]