
Apakah Anda pernah dengar BlackBerry seri tersebut di atas? Bisa jadi jika saya tanya kepada sepuluh orang, hanya 2 orang atau bahkan tidak ada yang tahu tentang seri ini. Padahal ponsel ini sendiri sudah masuk ke Indonesia dan diluncurkan berbarengan dengan BlackBerry Curve 8900 oleh Indosat. Ya, nampaknya hanya Indosat yang memiliki privilege untuk memasarkan seri ini, setidaknya saya belum menemukan penawaran serupa oleh Telkomsel ataupun XL.
Pearl Flip 8220, sebelumnya diberi kode Kickstart, adalah ponsel BlackBerry pertama berbentuk clamshell atau flip, didesain untuk menunjukkan sisi feminin dan fashion dari BlackBerry itu sendiri. Desainnya sendiri menurut saya cukup cantik dan trendy, serta dipersenjatai OS terbaru, seperti jajaran gress BlackBerry lainnya.
Ditujukan awalnya untuk kaum wanita, nampaknya Pearl Flip 8220 tidak berhasil menarik hati para wanita “masa kini” di Jakarta. Setidaknya hal tersebut yang saya tangkap baru-baru ini. Sudah hampir 2-3 bulan sejak peluncurannya, saya belum pernah menemukan orang yang menggunakan handset ini, tidak juga menemukan thread khusus tentang ponsel ini di sejumlah forum ternama, meskipun saya tahu ada yang suka dengan desainnya.
Hal apa yang mendasari ketidakpopuleran Pearl Flip 8220 di Indonesia? Saya yakin jawabannya hanya satu, desain clamshell ternyata tidak cocok dengan sifat BlackBerry itu sendiri yang cenderung text-maniac dan bawaannya pengen diketik terus keypad-nya. Untuk Pearl Flip, kita harus terus-terusan membuka dan menutup flip untuk membedakan sedang digunakan atau tidak. Ini sangat tidak praktis meskipun tidak banyak waktu yang dibutuhkannya. Jika dilakukan berulang kali, pasti tidak ada orang yang betah untuk terus-terusan seperti itu.
Masih ada stereotipe lagi bahwa ponsel berbentuk clamshell sambungannya cukup ringkih dan mudah patah, meskipun belum ada bukti bahwa hal demikian juga berlaku untuk ponsel BlackBerry ini. Cukup diherankan bahwa RIM sendiri sudah mempersiapkan ponsel penerusnya yang bernama 8230. Saya yakin ini bentuk diversifikasi dari RIM yang berusaha memberikan banyak pilihan, apalagi seri Pearl adalah seri yang dibuat untuk menciptakan suasana “ponsel biasa”, dengan bentuk candybar dan clamshell yang cukup standar.
Mungkin ada pemilik Pearl Flip 8220 yang mau ikut sharing pendapatnya di sini?


