
BGR melansir laporan eksklusif tentang sejumlah ponsel pintar BlackBerry yang dirumorkan akan meramaikan persaingan di tahun 2011. Setidaknya ada masing-masing satu buah ponsel baru di jajaran Curve, Bold, dan Torch. Persamaan ketiganya adalah ketersediaan BlackBerry 6.1, NFC, dan kamera 5 megapiksel. Secara umum bentuknya tidak terlalu berbeda jauh dengan pendahulunya, hanya ada sedikit perubahan polesan di sisi bagian body-nya.
Seri Curve dengan kode Apollo ini, untuk mid-end, akan mendapatkan peningkatan di sisi network (UMTS/HSPA 7.2 Mbps), resolusi layar seperti Curve 8900 (Javelin) 480×360 piksel, prosesor 800 MHz yang lebih kencang, serta RAM 512 MB. Sayangnya nampaknya batere yang diusung cukup rendah, hanya 1050 mAh.
Seri Bold dengan kode Dakota, mengingatkan pada layar besar Bold 9000. Kelebihan utamanya saat ini adalah penggunaan layar sentuh 2.8 inci dengan resolusi 640×480 piksel, RAM 768 MB, penyimpanan internal 4 GB, 3G mobile hotspot (hanya ada di seri ini?), magnetometer, accelerometer, proximity sensor, dengan ketebalan 10.5 mm. Tersedia perekaman video dengan kualitas HD.
Seri Torch 2 secara tampilan tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Di sisi hardware, ada peningkatan kecepatan prosesor menjadi 1.2 GHz. Ada pula dukungan terhadap OpenGL ES dengan peningkatan kapasitas batere menjadi 1300 mAh. Memori internal yang tersedia adalah 8 GB.
Secara umum, issue di BlackBerry buat saya adalah keseriusan untuk menjelajah pangsa pasar consumer, tidak cuma untuk corporate. Dukungan aplikasi fancy, termasuk di dalamnya yang simpel seperti Angry Birds, terhadap BlackBerry 6.1 sangat penting supaya pengguna biasa bakal betah menggunakan BlackBerry, selain tentunya BlackBerry Messenger yang fenomenal.
Meskipun sudah ada BlackBerry 6.1 sebagai upgrade seri sebelumnya, masyarakat masih belum yakin jika BlackBerry 6.1 ini mampu mencukupi kebutuhan ponsel pintar selain sebagai alat komunikasi juga sebagai perangkat multimedia yang mumpuni.
Langkah yang diambil RIM saat menggunakan QNX sebagai basis BlackBerry Tablet OS sebenarnya sudah tepat, apalagi Playbook sudah diakui tidak kalah dengan Tablet lainnya seperti iPad ataupun Android berbasis Honeycomb. Kita tunggu kapan RIM berani akhirnya mengeluarkan ponsel dual core berbasis QNX dengan masa penggunaan batere yang memuaskan.
Update: ternyata BGR masih memperoleh update tentang seri BlackBerry. Kali ini Storm generasi ketiga dengan kodenama Monaco dan Monza [dua nama sirkuit balap?]. Anehnya, ponsel ini secara total berlayar sentuh tapi tetap diperkuat dengan trackpad. Perbedaan lain dibanding seri sebelumnya adalah prosesor 1.2 GHz dan layar lebar 3.7 inci berresolusi 800×480 piksel. Selain itu spesifikasinya cukup mirip dengan Torch 2 plus sistem operasi BlackBerry 6.1. Bagaimana prediksi Anda?
