Lagi, RIM rilis iklan tentang Indonesia

Tak habis-habisnya Indonesia menjadi pusat perhatian Research in Motion, selaku produsen BlackBerry. Kali ini RIM merilis sebuah iklan tentang bagaimana BlackBerry Messenger (BBM) membantu Bobby dan Ucha sebagai seniman tato berkomunikasi dengan teman dan clients serta menjalankan bisnis yang menjadi passion mereka.

Silakan nikmati videonya berikut ini:

XL Axiata buka pre-order BlackBerry Torch Merah

XL Axiata membuka lagi pre-order untuk varian warna BlackBerry Torch 9800. Setelah sebelumnya telah meluncurkan seri warna standar hitam dan putih, kali ini yang ditawarkan adalah varian warna merah. Tentunya tidak sepenuhnya merah, ada variasi warna hitam di bodinya. Harga yang ditawarkan belum ada, tapi saya yakin hanya sedikit lebih mahal dibanding warna hitam ataupun putihnya. Promo ini baru ditawarkan untuk kota-kota besar di Jawa dan Medan. Nampaknya pembeli disarankan menggunakan skema cicilan via kartu kredit karena ada opsi pilihan bank penyedia.

Tersedia promosi tambahan berlangganan BlackBerry Internet Service penuh dengan hanya membayar IDR 69,000 per bulan selama 3 bulan pertama, khusus untuk 500 pembeli pertama dan merupakan pelanggan prabayar. Selain itu program BlackBerry XL Axiata juga masih menawarkan promo free roaming ke 7 negara, yaitu Singapura, Malaysia, Hong Kong, Jepang, Bangladesh, Sri Lanka, dan Kamboja.

BlackBerry Torch 9800 adalah seri teratas saat ini untuk BlackBerry. Menggunakan sistem operasi BlackBerry 6, Torch adalah ponsel BlackBerry pertama yang memiliki pilihan keyboard QWERTY dan layar sentuh. Tersedia pula kamera ciamik dengan resolusi 5 megapiksel.

Rumor: Seri BlackBerry di Tahun 2011

BGR melansir laporan eksklusif tentang sejumlah ponsel pintar BlackBerry yang dirumorkan akan meramaikan persaingan di tahun 2011. Setidaknya ada masing-masing satu buah ponsel baru di jajaran Curve, Bold, dan Torch. Persamaan ketiganya adalah ketersediaan BlackBerry 6.1, NFC, dan kamera 5 megapiksel. Secara umum bentuknya tidak terlalu berbeda jauh dengan pendahulunya, hanya ada sedikit perubahan polesan di sisi bagian body-nya.

Seri Curve dengan kode Apollo ini, untuk mid-end, akan mendapatkan peningkatan di sisi network (UMTS/HSPA 7.2 Mbps), resolusi layar seperti Curve 8900 (Javelin) 480×360 piksel, prosesor 800 MHz yang lebih kencang, serta RAM 512 MB. Sayangnya nampaknya batere yang diusung cukup rendah, hanya 1050 mAh.

Seri Bold dengan kode Dakota, mengingatkan pada layar besar Bold 9000. Kelebihan utamanya saat ini adalah penggunaan layar sentuh 2.8 inci dengan resolusi 640×480 piksel, RAM 768 MB, penyimpanan internal 4 GB, 3G mobile hotspot (hanya ada di seri ini?), magnetometer, accelerometer, proximity sensor, dengan ketebalan 10.5 mm. Tersedia perekaman video dengan kualitas HD.

Seri Torch 2 secara tampilan tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Di sisi hardware, ada peningkatan kecepatan prosesor menjadi 1.2 GHz. Ada pula dukungan terhadap OpenGL ES dengan peningkatan kapasitas batere menjadi 1300 mAh. Memori internal yang tersedia adalah 8 GB.

Secara umum, issue di BlackBerry buat saya adalah keseriusan untuk menjelajah pangsa pasar consumer, tidak cuma untuk corporate. Dukungan aplikasi fancy, termasuk di dalamnya yang simpel seperti Angry Birds, terhadap BlackBerry 6.1 sangat penting supaya pengguna biasa bakal betah menggunakan BlackBerry, selain tentunya BlackBerry Messenger yang fenomenal.

Meskipun sudah ada BlackBerry 6.1 sebagai upgrade seri sebelumnya, masyarakat masih belum yakin jika BlackBerry 6.1 ini mampu mencukupi kebutuhan ponsel pintar selain sebagai alat komunikasi juga sebagai perangkat multimedia yang mumpuni.

Langkah yang diambil RIM saat menggunakan QNX sebagai basis BlackBerry Tablet OS sebenarnya sudah tepat, apalagi Playbook sudah diakui tidak kalah dengan Tablet lainnya seperti iPad ataupun Android berbasis Honeycomb. Kita tunggu kapan RIM berani akhirnya mengeluarkan ponsel dual core berbasis QNX dengan masa penggunaan batere yang memuaskan.

Update: ternyata BGR masih memperoleh update tentang seri BlackBerry. Kali ini Storm generasi ketiga dengan kodenama Monaco dan Monza [dua nama sirkuit balap?]. Anehnya, ponsel ini secara total berlayar sentuh tapi tetap diperkuat dengan trackpad. Perbedaan lain dibanding seri sebelumnya adalah prosesor 1.2 GHz dan layar lebar 3.7 inci berresolusi 800×480 piksel. Selain itu spesifikasinya cukup mirip dengan Torch 2 plus sistem operasi BlackBerry 6.1. Bagaimana prediksi Anda?

BlackBerry Bold 9780 Telkomsel

Akhirnya Telkomsel menjadi operator pertama yang menawarkan BlackBerry seri teranyar, Bold 9780 atau juga dikenal sebagai Onyx 2. Dibanderol seharga IDR 4.899.000 untuk seri warna hitam dan IDR 100.000 lebih mahal untuk varian putihnya, Bold 9780 adalah ponsel BlackBerry kedua yang secara resmi di-bundle dengan sistem operasi terbaru BlackBerry 6.

Bold 9780 juga mendapatkan upgrade di kapasitas RAM yang menjadi 512 MB dan kamera  menjadi 5 megapiksel. Tentu saja ada sedikit retouch di bezel-nya untuk membedakan varian ini dengan pendahulunya, Bold 9700. Selain Bold 9780, Telkomsel juga menawarkan BlackBerry Torch putih dengan harga IDR 6.199.000. Harga ini lebih murah dibanding harga pasaran distro-nya.

Tersedia skema cicilan 0% selama 6, 12, bahkan 18 bulan dari sejumlah bank terkemuka yang didukung oleh Selular Shop. Sementara itu pihak TAM sebagai distributor yang lain menggandeng HSBC untuk mengadakan promo khusus di fX Lifestyle X’nter tanggal 6-12 Desember ini. Pemegang kartu HSBC dapat datang dengan baju merah untuk mendapatkan penawaran Telkomsel BIS dengan harga khusus plus benefit lainnya. Khusus promo TAM dan HSBC ini diberikan skema cicilan 0% selama 6 bulan.

Telkomsel saat ini mengklaim memiliki bandwidth jaringan ke server RIM yang tercepat di antara operator yang lain, yaitu 1,2 Gbps.

Facebook Places di Indonesia baru via BlackBerry

Facebook Places, suatu solusi berbasis lokasi dari layanan socmed terbesar Facebook, yang kabarnya saat ini hanya dapat digunakan di ranah USA sana ternyata sudah dapat dinikmati oleh pengguna di Indonesia.

Bukan melalui aplikasi Facebook di iPhone ataupun Android, melainkan malah lebih dulu di Facebook untuk BlackBerry. Sejak Facebook app versi 1.9, pengguna BlackBerry — tidak cuma di Indonesia tentunya — dapat mengakses sistem check in di Facebook seperti layaknya di Foursquare, Gowalla, ataupun Koprol.

Data yang sudah tersedia cukup lengkap, plus pengguna dapat memasukkan data baru jikalau lokasi yang diinginkan belum terdaftar di basisdata Facebook Places. Sayangnya memang fitur ini sangat bergantung pada layanan GPS, oleh karena itu pengguna BlackBerry tak ber-GPS seperti Curve 8520 (Gemini) tidak dapat memanfaatkannya.

Memang dibanding Foursquare ataupun Gowalla, Facebook Places miskin rewards. Tidak bakal Anda temukan status mayor dan badge di sini. Tentunya memang itu bukan tujuan awal Facebook mengembangkan fitur lokasi. Toh, bila tidak berkenan Anda bisa kembali menggunakan aplikasi yang lebih nyaman bagi Anda.