LG Optimus Black: ponsel Android tipis dengan layar super terang

Satu lagi yang mutakhir datang di acara CES 2011. Kali ini giliran raksasa Korea LG yang memperkenalkan ponsel pintar terbarunya. Setelah sebelumnya sudah memperkenalkan LG Optimus 2x [sebelumnya dikenal sebagai LG Star] dengan prosesor dual core NVIDIA Tegra 2, kali ini diumumkan LG Optimus Black dengan desain berwarna hitam pekat.

Kelebihan LG Optimus Black adalah penggunaan NOVA display di layar 4 incinya yang diklaim mampu menghemat pemakaian sumber daya hingga 50% tapi tetap memberikan kualitas gambar yang tajam. Pernyataan ini dipertegas bahwa LG Optimus Black menawarkan tingkat kecerahan [brightness] hingga 700 nits. Sebagai gambaran, rata-rata layar LCD ponsel hanya menghasilkan tingkat brightness 200-300an nits saja.

Menurut rilis pers yang dimuat oleh Slashgear, LG Optimus Black dipersenjatai dengan batere 1500 mAh, form factor tipis dengan sisi tertipis 6 mm dan paling tebal 9.2 mm, serta ponsel pertama yang menggunakan kamera depan 2 megapiksel. Sayangnya malah tidak disebutkan spesifikasi kamera belakangnya.

Optimus Black secara default akan menggunakan sistem operasi 2.2 Froyo yang dapat ditingkatkan menjadi 2.3 Gingerbread. Tersedia pula fasilitas Wi-Fi Direct, di mana gadget/device dapat langsung berkoneksi secara peer-to-peer — layaknya bluetooth — tanpa perlu ketersediaan hotspot sebagai perantara.

LG Optimus Black akan tersedia di seluruh dunia pada paruh pertama 2011 ini. Sebelumnya LG telah sukses menjual LG Optimus One di kalangan menengah ke bawah hingga laku terjual 2 juta unit secara global dalam waktu 65 hari saja.

Rumor: Sony Ericsson Xperia Arc

Di perhelatan akbar CES 2011 di Las Vegas saat ini, berbagai produsen ponsel berlomba menawarkan teknologi mutakhirnya, tak terkecuali Sony Ericsson. Vendor ponsel Jepang Swedia ini dirumorkan akan mengumumkan ponsel Android terbaru dengan nama Xperia Arc. Ini bisa jadi adalah ponsel pintar Android pertama Sony Ericsson yang diumumkan di tahun 2011.

Dikutip dari Engadget, Xperia Arc memiliki layar 4 inci dengan dimensi tipis tapi tetap elegan. Dengan susunan keypad serupa Xperia X10, Xperia Arc memiliki curve body dengan sisi paling tebal hanya 8.7 mm. Tampilan antarmukanya juga lebih menarik, ketimbang versi sekarang dari MediaScape dan TimeScape. Jika rumor ini benar, ponsel ini akan langsung diperkuat oleh sistem operasi Android terbaru, Gingerbread.

Sony Ericsson sebelumnya sudah memiliki empat buah ponsel pintar Android, yaitu X10, X10 mini, X10 mini pro, dan X8. Keempatnya awalnya menggunakan sistem operasi 1.6 Donut hingga kemudian mendapatkan upgrade menjadi 2.1 Eclair. Sayangnya belum ada berita kapankah mereka mendapatkan versi berikutnya, yaitu Froyo ataupun konfirmasi apakah bisa juga di-upgrade ke Gingerbread nantinya.

Xperia Arc disinyalir adalah yang sebelumnya sempat dikenal dengan kodenama Anzu. Belum ada konfirmasi resmi mengingat baru hari ini [5 Januari] Sony Ericsson akan mengadakan konferensi pers-nya. Diharapkan rumor ini benar untuk memperbarui jajaran ponsel pintar Sony Ericsson di tahun 2011 ini.

Berdasarkan laporan keuangan kuartalan Sony Ericsson, ponsel pintar Android terbukti memberikan andil signifikan bagi kenaikan profit vendor ponsel terbesar kelima di dunia ini. Silakan lihat video berikut untuk cuplikan sekilas Xperia Arc.

Review: Transcend PF700 Digital Photoframe

Nama Transcend mungkin belum banyak dikenal oleh pecinta teknologi di Indonesia. Beberapa dari Anda mungkin pernah melihatnya sebagai salah satu merk flashdisk / USB drive yang sering dijual saat ini. Tahukah Anda bahwa Transcend berasal dari Taiwan dan juga memproduksi berbagai macam alat elektronik lain, termasuk digital photoframe?

Kami berkesempatan mencobai sebuah digital photoframe buatan Transcend, seri PF700. Sebenarnya produk ini so last year karena diproduksi medio 2009. Photoframe sendiri bertindak selaku pigura dijital, di mana Anda dapat memasukkan data Anda langsung ke photoframe tersebut dan memajangnya tanpa harus dicetak terlebih dahulu. Terima kasih kepada pihak Edelman selaku PR Taiwan Excellence yang membawahi kampanye produk elektronik Taiwan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Continue reading

LG Optimus One resmi beredar

Diperkenalkan beberapa waktu yang lalu di fX Senayan, LG Optimus One (kode P500) saat ini sudah resmi dijual di Indonesia. Situs LG Indonesia telah melansir halaman khusus untuk ponsel fenomenal ini, meskipun harga yang ditawarkan masih simpang siur di kisaran IDR 2.5 – 2.9 jutaan. LG Optimus One adalah ponsel Android yang secara built in menggunakan Android 2.2 Froyo dan dikonfirmasi untuk dapat di-upgrade ke Gingerbread.

LG Optimus One adalah alternatif bagi Anda yang mungkin terlalu gengsi (atau malah kehabisan?) untuk memiliki Android murah macam Nexian Journey. Secara statistik, ponsel ini adalah ponsel Android paling laris yang pernah dikeluarkan oleh LG, secara global terjual 2 juta unit dalam waktu 2 bulan saja. Layar sentuh 3.2 inci-nya kabarnya cukup menyenangkan bahkan dibandingkan seri-seri sekarang yang sudah mulai menjual nama AMOLED ataupun Super AMOLED.

Saya sungguh penasaran untuk membandingkan kinerja LG Optimus One dan Nexian Journey yang sama-sama menggunakan prosesor 600 MHz karena kabarnya LG Optimus One ini telah dioptimasi sedemikian rupa untuk bekerja maksimal untuk nenjalankan aplikasi-aplikasi Android yang cukup berat. Sayangnya, meskipun sudah menggunakan Froyo, LG Optimus One ini tidak mendukung secara resmi Adobe Flash 10.1. Alternatifnya Anda dapat menggunakan peramban (browser) Skyfire.

Video Teaser: Motorola Tablet dengan Honeycomb

Segera setelah Andy Rubin mendemokan sebuah Motorola Tablet “misterius” yang disebut menggunakan sistem operasi terbaru Android, Honeycomb, saat acara D-Dive Into Mobile beberapa waktu lalu, rumor tentang produk ini menjadi hype di Internet. Video berikut menggambarkan bahwa Tablet ini tidak akan lama lagi diumumkan di publik karena CES 2011 akan dilangsungkan pada 6-9 Januari mendatang.

Video teaser ini secara terang-terangan menyindir iPad sebagai iPhone yang diperbesar dan Samsung Galaxy Tab yang menggunakan sistem operasi Android untuk ponsel, bukan untuk Tablet. Bumbunya adalah beberapa tablet masa lalu seperti Batu Rosetta, 10 Perintah Tuhan-nya Nabi Musa, Ramalan Bangsa Maya, dst.

Honeycomb, sebagian menyebutnya Android 2.4, sebagian lagi menganggapnya 3.0, adalah sistem operasi lanjutan Android yang sudah dioptimasi untuk Tablet yang memiliki layar lebih besar dan kinerja prosesor yang lebih tinggi dari ponsel. Cukup cepat kedatangannya mengingat Android 2.3 Gingerbread baru saja resmi diluncurkan untuk Nexus S saja dan belum untuk ponsel Android lain. Mungkin Honeycomb khusus digunakan untuk genre Tablet semata?

Ada kabar bahwa Tablet Motorola ini akan menggunakan prosesor dual-core Tegra 2 dari NVIDIA, seperti yang digunakan oleh LG Optimus 2x, yang berdasarkan benchmarking memiliki hasil kinerja yang sangat tinggi. Kita tunggu bersama pengumumannya yang kurang dari tiga minggu lagi.