Motorola Droid dan Sony Ericsson Xperia X10

X10-overview-top

Seperti yang sudah diinformasikan sebelumnya, akhir pekan ini kita disuguhkan oleh dua buah ponsel baru yang ditenagai oleh Android. Ponsel yang pertama adalah Motorola Droid (yang dijual melalui Verizon Wireless USA) dan Sony Ericsson Xperia X10 (sebelumnya bernamakode Rachael atau X3). Motorola Droid adalah ponsel pertama yang mengusung Android 2.0 (Eclair) dan Google Maps Navigation System.

Sony Ericsson Xperia X10 sendiri merupakan ponsel Android pertama dari vendor Jepang-Swedia. X10 menggunakan Android 1.6 (Donut) dengan enhancement di sisi media player. Diharapkan Droid dan X10 mendongkrak penjualan Motorola dan Sony Ericsson yang cukup terpuruk akhir-akhir ini (laporan keuangan tahun ini menunjukkan kerugian untuk kedua vendor ponsel ini).

Droid yang berbasis CDMA sudah memiliki versi GSM-nya yang disebut Milestone. Droid ini sudah mulai dijual secara publik akhir pekan lalu dengan harga kontrak US$ 199 selama 3 tahun, sementara harga non kontraknya adalah US$ 599. X10 sendiri dikabarkan siap dijual mulai Q1 2010. Untuk informasi komprehensif tentang Droid, silakan menuju tautan berikut; sementara Anda penggemar Sony Ericsson bisa melihat-lihat X10 di sini.

Saya pribadi melihat dua ponsel ini memiliki potensi untuk menarik minat pecinta gadget, bukan sebagai “iPhone killer” melainkan ponsel yang memperkenalkan potensi Android bagi masyarakat luas. Meskipun demikian sifat buggy dari ponsel berbasis open source harus cepat diminimalisir oleh vendor dan pengembang Android supaya tidak merugikan konsumen. Beberapa video preview X10 menunjukkan sejumlah flaw dari prototipe produk ini, termasuk lambatnya navigasi antarmukanya. Semoga versi resminya sudah tidak seperti demikian.

Disclaimer: tulisan ini juga dimuat di blog fring Indonesia

Sony Ericsson Rachael dalam 20 detik

Sony Ericsson baru saja meluncurkan sebuah video yang menampilkan sebuah handset yang akan diperkenalkan pada tanggal 3 November nanti. Dalam video yang hanya berdurasi 20 detik tersebut, tampak sebuah handset berwarna putih yang jika dilihat lebih teliti terlihat seperti Sony Ericsson X3 (atau kemungkinan X10).

3 November, Sony Ericsson, Rachael, Android? Wow, tampaknya Droid akan segera mendapat saingan :)

Sony Ericsson Satio diluncurkan 16 Oktober

Tak terasa bulan-bulan ini sudah masuk ke Q4 2009. Itu artinya sejumlah ponsel Sony Ericsson yang diumumkan di awal tahun akan segera menghampiri Anda. Parade launching ponsel Sony Ericsson ini akan dimulai oleh Satio. Satio, yang awalnya memiliki kode nama Idou dan memiliki kamera 12 megapiksel, akan hadir secara resmi di Eropa hari Jumat. Harga yang ditawarkan adalah sekitar EUR 550 atau berkisar IDR 7.6 juta. Karena Indonesia adalah pasar potensial bagi Sony Ericsson, saya yakin peluncurannya tidak akan berbeda jauh dibanding di Eropa.

Harga yang ditawarkan memang cukup tinggi, tapi secara spesifikasi Satio memiliki piranti keras (hardware) yang serupa dengan Apple iPhone 3GS, Nokia N900, dan Samsung Omnia HD, yaitu prosesor 600Mhz AMR Cortex CPU dengan grafik PowerVR SGX. Satio akan menjadi ponsel Sony Ericsson pertama rasa Nokia, menggunakan Symbian S60 edisi kelima (juga digunakan oleh Nokia N97 dan 5800 XM), tentunya dicampurkan cita rasa khusus khas produsen joint venture perusahaan Jepang dan Swedia ini.

Tak lama kemudian, jajaran ponsel Sony Ericsson yang lain akan menyusul, yaitu Aino, Yari, Jalou, dan Naite. Aino merupakan ponsel yang memiliki konektivitas dengan PlayStation 3. Harganya berkisar dari EUR 170 hingga 420. Tentunya EUR 420 adalah harga untuk Aino.

Sebagai bonus, berikut adalah sejumlah video resmi yang dilansir sehubungan dengan Satio.

Sony Ericsson luncurkan blog khusus Satio

blog-satio-logosonyericsson-satio-logo

Sebagai bagian dari ide untuk mempopulerkan seri Satio sebelum benar-benar diluncurkan, Sony Ericsson membuat sebuah blog yang didedikasikan khusus untuk Satio. Blog ini menampilkan contoh gambar yang diambil oleh kamera Satio yang ber-resolusi 12 megapixels dan sejumlah video yang menampilkan fitur-fitur Satio. Satio sendiri rencananya akan diluncurkan Q4 2009 ini, setidaknya bulan Oktober atau November.

Satio merupakan ponsel Sony Ericsson pertama yang mengusung Symbian S60 5th edition, sebagaimana yang digunakan di Nokia N97 dan upcoming Nokia X6, tentunya dengan rasa unik Sony Ericsson. Kalau ditilik, Anda bisa melihat sejumlah kesamaan antara Satio dan Nokia X6 dari sisi bentuk dan fitur, dan juga penggunaan capacitive touchscreen. Nampaknya keduanya akan bersaing keras untuk memperebutkan kue pangsa smartphone multimedia.

Blog ini juga merupakan blog pertama dengan identitas Sony Ericsson baru yang memiliki tagline make.believe. Selain blog, Anda yang berminat mengetahui lebih banyak tentang Satio bisa mengikuti perkembangannya di akun Twitter @SatioLaunchBlog.

Berikut ini adalah contoh video yang dibawakan oleh Fredrik Månsson, global product marketing manager untuk Satio tentang fitur-fitur dasar yang dimiliki oleh smartphone ini:

Update Sony Ericsson: Xperia X2, Xperia Pureness, rebranding

Kita semua tentu tahu jaman kejayaan Sony Ericsson beberapa waktu yang lalu. Ditonggaki oleh kesuksesan T610, Sony Ericsson sangat berjaya ketika line up Cyber-shot (sejak K750) dan Walkman (sejak W800) dimulai. Sony Ericsson sempat memiliki growth sangat luar biasa dan bahkan hampir menjadi produsen ponsel no 3 di dunia berdasarkan data penjualan. Sayang sekali, ternyata inovasi Sony Ericsson kurang manjur di jaman sekarang. Segmen multimedia yang menjadi andalan perusahaan joint venture Sony dan Ericsson ini semakin tergerus dengan datangnya ponsel pintar, dengan segmen terbesar saat ini dipegang oleh iPhone dan Nokia XpressMusic.

Saat ini market share Sony Ericsson “tinggal” 4.7%. Jauh di bawah rekornya yang sempat mencapai angka 7%. Pasarnya masih kuat di beberapa negara di Asia dan Eropa, tapi tanda-tanda kejatuhannya tinggal menunggu waktu. Menyikapi hal ini, petinggi Sony Ericsson tampaknya terpaksa menyiapkan amunisi baru. Hal yang pertama adalah rebranding. Nantinya, satu logo hijau likuid Sony Ericsson akan diperbarui dengan tambahan 7 warna lain. Selain itu tagline baru Sony Ericsson adalah make.believe, sejalan dengan kampanye induknya, Sony Group.

Update berikutnya adalah peluncuran seri Xperia baru. Yang pertama adalah Xperia X2. Seri ini akan mengusung Windows Mobile terbaru, versi 6.5. Secara bentuk dan fitur, nampaknya tidak akan jauh berbeda dari seri sebelumnya, Xperia X1. Seri berikutnya — Xperia Pureness –  adalah pengejawantahan tagline baru, make.believe, yang menitikberatkan pada karya seni, ketimbang teknologi. Kedua ponsel ini dijadwalkan akan hadir di awal Q4 2009 (kira-kira bulan Oktober/November). Selain itu, masih ada 3 ponsel baru dengan segmentasi multimedia yang juga akan diluncurkan, Aino, Yari, dan Satio.

Akankah rebranding dan seri-seri baru ini dapat mengangkat kembali pamor Sony Ericsson? Setidaknya yang pasti, perubahan ini telah memakan korban pergantian CEO. Ada lagi yang akan menjadi korban?

Disclaimer: tulisan ini juga dimuat di blog fring Indonesia

Update: Berikut adalah video komersial Xperia Pureness. Nampak fiturnya sangat basic dan memang lebih mengutamakan keindahan tampilan UI.