Promo Sony Ericsson Xperia Play

Sony Ericsson Xperia Play yang mengusung keunggulan untuk permainan PlayStation — dan baru diperkenalkan di publik Indonesia minggu lalu — akan memberikan promosi khusus selama 1 hari saja. Di tanggal 29 Juli mendatang, pembeli produk ini di Sony Ericsson Senayan City, Jakarta, akan memperoleh diskon 1 juta dari harga aslinya. Promo ini khusus untuk pengguna kartu kredit BCA.

Harga asli IDR 3,999 juta dikorting menjadi IDR 2.999 juta, termasuk mendapatkan paket data unlimited dari XL, multimedia dock, screen protector, pouch eksklusif dan sejumlah permainan yang pre-loaded secara gratis.

Seperti dikutip dari PCPlus, Djunaidi Satrio sebagai Head of Marketing, Sony Ericsson Indonesia menyebutkan, tujuh permainan populer yang tersedia secara pre-loaded di handset ini, termasuk di antaranya Asphalt 6: Adrenaline, Assassin Creed, dan Need for Speed. Tentu saja Xperia Play yang merupakan ponsel pertama yang tersertifikasi PlayStation dari Sony.

Continue reading

Sony Ericsson Akan Rilis Facebook Terintegrasi untuk Seri Xperia

Melalui halaman Facebook-nya, Sony Ericsson menyatakan akan merilis Facebook di dalam Xperia, suatu integrasi Facebook untuk kalender, phonebook dan aplikasi multimedia. Xperia sendiri dari lineups teratas Sony Ericsson di mana seri-seri terakhir ini didominasi oleh ponsel berbasis Android.

Tidak banyak informasi yang diberikan oleh pihak Sony Ericsson, selain Anda bisa memberikan “Like”, melakukan sharing dan memberikan komentar langsung dari handset Xperia ini. Nampaknya Sony Ericsson menyadari bahwa kebanyakan pengguna seri Xperia ini paling banyak mengakses Facebook sebagai aplikasi pilihannya dan nampaknya Facebook for Android yang sudah ada masih belum cukup mumpuni untuk mengakomodasi kebutuhan ini.

Kami akan update terus untuk informasi lebih lanjut soal proses integrasi ini.

Rumor: Sony Ericsson Xperia Arc

Di perhelatan akbar CES 2011 di Las Vegas saat ini, berbagai produsen ponsel berlomba menawarkan teknologi mutakhirnya, tak terkecuali Sony Ericsson. Vendor ponsel Jepang Swedia ini dirumorkan akan mengumumkan ponsel Android terbaru dengan nama Xperia Arc. Ini bisa jadi adalah ponsel pintar Android pertama Sony Ericsson yang diumumkan di tahun 2011.

Dikutip dari Engadget, Xperia Arc memiliki layar 4 inci dengan dimensi tipis tapi tetap elegan. Dengan susunan keypad serupa Xperia X10, Xperia Arc memiliki curve body dengan sisi paling tebal hanya 8.7 mm. Tampilan antarmukanya juga lebih menarik, ketimbang versi sekarang dari MediaScape dan TimeScape. Jika rumor ini benar, ponsel ini akan langsung diperkuat oleh sistem operasi Android terbaru, Gingerbread.

Sony Ericsson sebelumnya sudah memiliki empat buah ponsel pintar Android, yaitu X10, X10 mini, X10 mini pro, dan X8. Keempatnya awalnya menggunakan sistem operasi 1.6 Donut hingga kemudian mendapatkan upgrade menjadi 2.1 Eclair. Sayangnya belum ada berita kapankah mereka mendapatkan versi berikutnya, yaitu Froyo ataupun konfirmasi apakah bisa juga di-upgrade ke Gingerbread nantinya.

Xperia Arc disinyalir adalah yang sebelumnya sempat dikenal dengan kodenama Anzu. Belum ada konfirmasi resmi mengingat baru hari ini [5 Januari] Sony Ericsson akan mengadakan konferensi pers-nya. Diharapkan rumor ini benar untuk memperbarui jajaran ponsel pintar Sony Ericsson di tahun 2011 ini.

Berdasarkan laporan keuangan kuartalan Sony Ericsson, ponsel pintar Android terbukti memberikan andil signifikan bagi kenaikan profit vendor ponsel terbesar kelima di dunia ini. Silakan lihat video berikut untuk cuplikan sekilas Xperia Arc.

Rumor: Sony Ericsson dengan Windows Phone 7


[tautan untuk tampilan mobile]

Informasi yang bocor di Internet menunjukkan roadmap Sony Ericsson di Q1 2011 yang akan meluncurkan dua ponsel pintar khusus untuk platform Windows Phone 7. Keduanya mungkin akan diberi nama Xperia X7 dan Xperia X7 Mini. Ini merupakan komitmen kedua Sony Ericsson dengan Microsoft setelah sebelumnya pernah mengusung ponsel Windows Mobile untuk Xperia X1 dan X2.

X7 dan X7 Mini akan memiliki spesifikasi tinggi di kelasnya. X7 sebagai flagship product untuk Windows Phone 7 akan menggunakan prosesor Qualcomm MSM8260 1.2 GHz dan berukuran layar 4.3 inci. Ini sama besarnya dengan layar yang dimiliki oleh HTC HD7. Tersedia kamera 8.1 megapiksel dan perekaman video HD 720p, serta konektivitas HDMI dengan Dolby Digital Plus Surround Sound.

X7 Mini adalah spec down dengan fitur yang sebenarnya tidak rendah amat. Layar 3.5 inci (sebesar iPhone) dan prosesor Qualcomm QSD8250 1GHz malah ditunjang oleh spesifikasi kamera mutakhir 10.1 megapiksel dam perekaman video HD 720p dengan 3x perbesaran optikal dan lampu Xenon Flash.

Kedua gambar mockup yang ditampilkan sejujurnya sangat menjanjikan. Yang menjadi permasalahan bagi Sony Ericsson selama ini adalah integrasi piranti lunak di dalamnya.

Pengalaman dengan Android menunjukkan spesifikasi handal di area piranti keras kurang diimbangi dengan performa sistem operasi yang dikustomisasi. Tentunya pihak Microsoft yang menuntut keseragaman UI bagi vendornya akan bersikap tegas demi hasil produk yang maksimal.

Mengetahui bahwa bos Sony Ericsson pernah mengatakan bahwa pihaknya tertarik untuk mengimplementasi sistem operasi Windows Phone 7, saya yakin bahwa kedua produk ini benar-benar akan direalisasikan.

[via]

Sony Ericson Satio Review

sony-ericsson-satio-bordeaux-4

Sony Ericson Satio adalah ponsel yang digadang-gadang akan menjadi ponsel super dari SE di tahun 2009. Menurut ramalan, SE Satio merupakan ponsel hasil perkawinan antara Sony Cybershot dan Walkman sehingga akan menjadi ponsel paling top untuk urusan musik dan foto. Tapi benarkah itu? Gadnix merangkum dua review hebat di internet tentang gadget berkamera 12,1 MP ini. Dari review-review tersebut kami berani menyimpulkan bahwa Sony Ericsson Satio belumlah SEMPURNA! And it will never be the one …. Sorry SE.

1. CNet UK

Good

  1. Hasil jepretan kamera bisa dibilang sangat bagus untuk ukuran ponsel. Bahkan kamera SE Satio dapat mengungguli hasil jepretan kamera digital kelas menengah ke bawah (low-end digi cam).
  2. Fitur-fitur musiknya keren, lengkap dengan trackID dan PlayNow (dua fitur yang tidak terlalu signifikan di negeri yang netternya suka berkunjung ke RapidShare atau 4Shared).

Bad

  1. Layar Touchscreen tampaknya tidak terlalu responsif (orang-orang yang tidak sabar sebaiknya berpikir dua kali kalau mau membeli ponsel seperti ini).
  2. Tidak mendukung standar headphone jack 3.5 mm laiknya SE W995 Walkman Series.
  3. Stylus? Who needs it?

[Full Review ]

sony-ericsson-satio-bordeaux-5

2. Tech Radar UK

Good

  1. Hasil jepretan kamera termasuk super untuk ukuran ponsel, tapi dalam banyak hal masih belum bisa mengalahkan digi cam sekelas Olympus SP-565UZ.
  2. Koneksi internet dengan 3G terbilang mantap, tapi dengan Wi-Fi malah lebih hebat.
  3. Browser Satio melakukan proses rendering lebih baik tinimbang hampir semua browser SE lainnya.
  4. Antarmuka dan navigasi di atas Symbian S60 5th edition termasuk oke.

Bad

  1. Tidak ada headphone jack 3.5mm.
  2. Tidak mendukung dynamic scrolling ala iPhone atau Android.
  3. Touchscreen masih pakai tipe resistive alih-alih capacitive. Bakal bikin penggunanya keseringan mencat-mencet icon atau objek.
  4. Tidak mendukung format DivX or AVI.
  5. Masih pakai Stylus. Sorry, we don’t use this tool anymore.

[Full Review ]

Masih ada waktu kok buat SE untuk berbenah pada seri kedua. Bagi yang mau beli, tunggu aja versi perbaikannya.