XL Axiata turunkan harga paket BlackBerry Internet Service bulanan

xl-bb-one-turun-harga

XL Axiata, operator terbesar ketiga di Indonesia berdasarkan jumlah pelanggan, melakukan gebrakan untuk memulai “perang tarif” layanan akses Internet BlackBerry. Tarif bulanannya yang sebelumnya adalah IDR140,000 saat ini diturunkan secara permanen menjadi IDR99,000, berlaku baik untuk pelanggan baru dan lama, prabayar dan pascabayar. Harga hariannya sendiri adalah tetap, IDR5,000.

Sebelumnya sudah ada dua operator pendatang baru yang menawarkan harga BIS di kisaran IDR100,000 atau kurang, AXIS dan Tri. Strategi ini nampaknya cukup sukses mendatangkan peminat yang mencari kepuasan baru dalam mengoptimalkan BlackBerry-nya. XL Axiata yang terlibat persaingan ketat merebut pelanggan dengan Telkomsel dan Indosat, tentunya mensiasati hal ini dengan memberikan harga yang jauh lebih murah dari kedua pesaingnya.

Perang harga antar operator bukanlah barang baru. Dulu kita sempat mengalami perang tarif telepon dan SMS hingga IDR 0 koma sekian sekian yang sampai sekarang masih bikin bingung cara menghitungnya. Penurunan tarif tentu saja disambut baik, tapi diharapkan tidak mengorbankan kualitas karena kebanyakan pengguna BlackBerry adalah kalangan menengah ke atas yang lebih sensitif terhadap kualitas dan reliabilitas, ketimbang harga.

[juga dimuat di blog fring Indonesia]

AHA, satu lagi produk Internet dari Bakrie Connectivity

aha-bakrie-connectivity

Memperkaya pilihan berinternet hari ini, Bakrie Telecom melalui anak perusahaannya Bakrie Connectivity (BConnect) menawarkan layanan baru paket data berbasis jaringan EVDO CDMA. Dikemas dengan nama AHA, berasal dari singkatanAffordable Highspeed Access, BConnect berusaha menghindari pertempuran langsung di ibukota dengan menyasar segmen gemuk di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Saat ini, AHA tersedia di kota Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Di mana ada sinyal Esia — di kota-kota tersebut, berarti di situ AHA ini bisa digunakan. Paket yang tersedia berupa dua model modem USB dan sebuah Samsung Corby Pro AHA, dengan harga mulai dari IDR 499,000 dengan beberapa paket bulanan yang bisa dipilih seperti di gambar di atas.

Dalam peluncurannya BConnect menggandeng Google, dengan tersedianya secara default peramban Google Chrome. Oh ya, klaim dari BConnect sendiri, kecepatan maksimal yang bisa diperoleh dari AHA ini, secara teoritis, adalah 3.1 Mbpsdownstream dan 1.8 Mbps upstream.

speedtest AHA

Salah seorang blogger, Anang, berhasil mencobai kualitas BConnect ini dan meng-capture tes kecepatannya. Ternyata seperti screenshot yang ada di atas, kecepatan downstream-nya sangat sesuai dengan apa yang diiklankan. Tentunya, prinsip produk baru yang cepat di awal berlaku di sini. Meskipun demikian, saya sangat berharap bahwa BConnect mampu mempertahankan kualitas layanannya agar dapat menjadi alternatif handal konektivitas Internet secara mobile.

Benarkah XL Axiata akan menawarkan iPhone 4?

Di akhir pekan lalu, jagat Twitter sempat diramaikan oleh informasi yang disampaikan oleh Ronald Ishak di akunnya yang mengatakan tentang konfirmasi “orang dalam” bahwa XL Axiata, operator terbesar ketiga dalam hal pelanggan, akan memasukkan secara resmi iPhone 4 ke Indonesia dengan perkenalan di bulan Juli ini.

Pihak XL Axiata yang dikonfirmasi oleh detikinet secara diplomatis mengatakan bahwa pihaknya belum ada pendekatan dengan pihak Apple dengan rencana ini. Bagaimanakah analisisnya, mana yang benar dalam kedua informasi ini? Mari kita lihat langkah XL Axiata beberapa waktu terakhir ini.

Langkah pertama adalah di beberapa berita, XL Axiata membeberkan data bahwa 20,000 pelanggannya telah menggunakan iPhone dalam kesehariannya. Langkah kedua adalah peluncuran microSIM pascabayar XL sebagai yang pertama di Indonesia, bahkan sebelum iPad 3G dan iPhone 4 masuk secara resmi di Indonesia. Langkah ketiga, ini mungkin bukan langkah resmi, tapi sinyal-sinyal punggawa XL Axiata di Twitter menunjukkan secara implisit bahwa sebenarnya ada rencana besar yang sedang digadang-gadang oleh XL Axiata untuk meningkatkan pangsa pasarnya.

Taruhlah ternyata memang benar XL Axiata akan meluncurkan iPhone 4. Hal pertama yang perlu diingat adalah perjanjian Apple dengan operator. Apple dikenal sebagai perusahaan yang cukup tertutup dan cukup anti dengan adanya leak sebelum waktunya — pengecualian saat kejadian leak iPhone 4 – Gizmodo. Masih ingat dulu saat Telkomsel pertama kali menggandeng Apple? Prinsip diam-diam sebelum waktunya sangatlah kentara pada waktu itu. Jadi sampai pertengahan bulan Juli terlewati, mari tetap berspekulasi bahwa benar XL Axiata akan menjadi operator kedua yang menawarkan iPhone 4 secara resmi di Indonesia.

Apa sih untungnya jika ada operator kedua yang menawarkan iPhone di Indonesia? Cuma satu hal, kompetisi pada akhirnya pasti menguntungkan konsumen dan memaksa operator untuk menawarkan layanan terbaik. Di negara tetangga, Singapura dan Malaysia, iPhone sudah bukan lagi monopoli satu operator. Indonesia dikenal sebagai pasar yang sangat besar dan potensial bagi siapapun, jika Apple dengan iPhone-nya ingin merebut kue profit yang dua tahun terakhir ini dikuasai RIM dengan BlackBerry-nya, operator penjual iPhone yang kedua akan dengan mudah pengubah peta persaingan. Paket promosi yang “lebih murah” dan kompetitif tidak lagi jadi impian.

Coba tengok paket promo BlackBerry saat ini. Tiga operator GSM bahkan berani memberi harga BIS IDR 100,000 atau lebih murah per bulannya demi berlomba-lomba mendapatkan lebih banyak pelanggan dari pangsa total BlackBerry yang merangsek ke arah 2 juta pelanggan.

Jadi, seandainya XL Axiata tidak benar memasukkan iPhone 4 ini, tentunya masyarakat Indonesia tetap berharap ada operator lain yang berani memasukkan iPhone secara resmi ke Indonesia demi kompetisi yang sehat dalam meraih pelanggan.

[gambar via CNet]

Update: Hingga bulan November ini, tulisan di atas belum terbukti

HTC Desire hadir di Indonesia

htc desire

Salah satu ponsel terbaik Android yang dibuat oleh HTC akhirnya masuk secara resmi di Indonesia. HTC Desire dengan spesifikasi serupa Nexus One dan dipersenjatai oleh Sense UI dibanderol dengan harga IDR 6.5 juta. Tidak ada paket bundling dengan operator seperti yang digadang-gadang sebelumnya, artinya Anda harus mencari toko afiliasi HTC terdekat untuk mendapatkannya.

Hadir dengan OS 2.1, Desire dipersenjatai oleh prosesor 1GHz, RAM 576MB, kamera 5 megapiksel, layar AMOLED 3.7 inci, GPS, touchpad, batere 1400 mAh, dan berbagai fitur terbaru lainnya. Nantinya Desire akan dapat di-upgrade untuk menggunakan OS 2.2 dengan pengalaman yang jauh lebih kaya.

Secara umum, ponsel ini sedikit agak ketinggalan dibanding Samsung Galaxy S yang memiliki layar lebar 4 inch dan prosesor grafis terbaik Hummingbird. Meskipun demikian bentuknya yang chic dan Sense UI yang menarik tentunya menarik perhatian penggemar setianya.

Telkomsel buka pre-order Samsung Galaxy S

samsung galaxy s pre-order telkomsel

Seperti digadang-gadang sebelumnya, Telkomsel akhirnya balik kucing untuk memasarkan ponsel berbasis Android. Adalah Samsung Galaxy S yang menjadi andalannya kali ini. Per hari ini, Telkomsel membuka penawaran pre-order ponsel Galaxy S dengan iming-iming kesempatan undian untuk memenangkan unit gratis.

Acara peluncurannya sendiri akan diadakan tanggal 29 Juni pukul 20.00 di Pacific Place Lantai Dasar. Harga yang ditawarkan adalah IDR6.499.000 yang di-bundling dengan paket data gratis 500MB selama 6 bulan. Sebelumnya, Telkomsel adalah operator pertama di Indonesia yang menawarkan ponsel Android — HTC Magic — namun hasilnya kurang sukses di pasaran, karena versi HTC Magic-nya adalah Open Handset Distribution yang tidak mendukung sejumlah layanan Google, termasuk Android Marketplace.

Samsung Galaxy S adalah ponsel Android terbaru Samsung yang mengusung sejumlah fitur unggulan, di antaranya kamera 5 megapiksel, kemampuan merekam video definisi tinggi (HD) 720p, dan prosesor grafis Hummingbird yang disebutkan lebih baik dibandingkan yang ada di iPhone 3GS. Galaxy S secara resmi menggunakan sistem operasi versi 2.1 dan siap saat versi 2.2 sudah tersedia.