BlackBerry CDMA Smart meluncur, Starone sebentar lagi

smart-blackberry

BlackBerry makin membius operator telekomunikasi Indonesia untuk berlomba-lomba menjadi reseller-nya. Setelah sukses dengan 4 operator GSM, kini giliran operator CDMA yang menjajaki layanan asal Kanada ini. Adalah Smart Telecom yang mengawalinya, sementara Indosat Starone direncanakan hadir di bulan Desember mendatang. September yang lalu kami telah mengangkat informasi bahwa baik Smart Telecom maupun Indosat Starone sudah resmi memiliki halaman BlackBerry Internet Service (BIS).

Promo BlackBerry ini tentu diharapkan mendongkrak subscribers yang pada ujungnya akan meningkatkan ARPU pelanggan. Sebagai catatan memang ARPU pelanggan BlackBerry secara rata-rata lebih tinggi karena harga paket BIS per bulannya yang perlu dibayar.

Diluncurkan beberapa waktu yang lalu, Smart Telecom mengusung promo bundle dengan handheld BlackBerry Curve 8330. Kelebihan paket Smart Telecom adalah biaya yang dibayarkan setiap bulannya tidak hanya mencakup BIS melainkan juga paket APN operator. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi khawatir membayar ekstra untuk streaming video di Internet maupun menggunakan sejumlah aplikasi yang kadang tidak menyertakan koneksi BIS di dalamnya.

Paket harga yang ditawarkan pun cukup menarik. Dan catatan bahwa belum banyak pengguna Smart sangat menguntungkan bagi Anda yang ingin melenggang nyaman di bandwidth-nya yang cukup besar. Problem awal yang dihadapi adalah masalah coverage. Banyak orang tidak yakin bahwa sinyal Smart Telecom dapat dengan bagus menjangkau area tempat tinggal ataupun tempat kerja mereka.

Problem kedua adalah Smart Telecom saat ini tidak mau mengakomodir pelanggan yang tidak membeli paket handheld BlackBerry dari pihaknya. Jadi Anda yang sudah memiliki Storm 9530 ataupun Tour 9630 tentunya harus bersabar menunggu policy ini diubah. Di lain pihak, sebenarnya langkah Smart Telecom ini cukup bagus untuk mengerem masuknya BlackBerry secara “ilegal” (tidak lewat operator). Di sisi lain, kebijakan ini tentunya mengurangi percepatan orang untuk menjadi pelanggan Smart karena tetap harus membeli handset dari Smart Telecom itu sendiri.

Kita lihat saja bagaimana laporannya setelah 6 bulan.

Disclaimer: tulisan ini juga dimuat di blog fring Indonesia

2 thoughts on “BlackBerry CDMA Smart meluncur, Starone sebentar lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>