
Minggu tanggal 18 Oktober 2009 adalah hari ketika saya berkunjung ke Yogyakomtek – hari kedua penyelenggaraan Yogyakomtek 2009 – sebuah pameran komputer “khas Indonesia” yang konon hanya bisa disaingi oleh Indocomtech yang diselenggarakan hanya sekali dalam setahun di ibukota negeri ini.
Disebut “khas Indonesia” karena pameran ini secara umum sebenarnya tak jauh berbeda dengan pameran-pameran komputer yang sudah-sudah. Sebuah perhelatan besar yang diselenggarakan oleh suatu EO, Himpunan Mahasiswa satu Jurusan, atau Asosiasi untuk mempertemukan vendor dan dealer/toko dengan konsumen. Jadi misi utamanya jelas; vendor bisa menjual produk sebanyak-banyaknya sementara pembeli bisa membeli sebanyak-banyaknya sekaligus semurah-murahnya.
What’s new?
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Yogyakomtek – yang kali ini bertemakan “Connectivity” – tetap diselenggarakan di Jogja Expo Center; tempat sama, tag line beda. Hal yang baru pada pameran tahun ini adalah adanya penyelenggaraan seminar dan konferensi bersifat B2B (Business to Business) yang mempertemukan para vendor dengan pengusaha-pengusaha komputer & IT yang berdomisili di DIY & Jateng.
Tujuan utama acara-acara ini adalah untuk membangun kerjasama sekaligus meningkatkan nilai investasi para vendor di sektor yang selalu booming ini. Sebuah ide yang wajar mengingat DIY & Jateng termasuk sentra bisnis di wilayah Indonesia barat.
Banjir Laptop

Acer Timeline
Tidak banyak berubah dari tahun-tahun sebelumnya, Yogyakomtek 2009 masih tetap diminati oleh vendor dan toko komputer. Hanya saja, tahun ini tampaknya booth-booth besar dalam gedung cenderung dipesan oleh vendor-vendor laptop seperti HP, Acer, MSI, Dell, Benq, Forsa, Advan, Point of View dan Axioo. Beberapa vendor besar lain seperti Toshiba dan Lenovo masih memiliki perwakilan, tapi tidak semegah 9 peserta di atas.
Selain vendor laptop, Yogyakomtek 2009 juga diikuti oleh Toko Buku ANDI, Elex Media dan Gramedia Majalah. Beberapa Bank juga ikut membuka booth, umumnya mereka menawarkan pembiayaan kredit untuk belanja barang-barang elektronik. Khusus USB Flashdisk, Transcend adalah satu-satunya vendor yang berani memesan satu booth. Untuk peminat printer, perlu diketahui bahwa vendor anda tampaknya sedang tidak ingin buka warung khusus di sana.
Trend booth vendor laptop bisa dimaklumi, era PC – khususnya di DIY – tampaknya sudah hampir berakhir kalaulah tidak boleh dikatakan TAMAT. Para mahasiswa dan pelajar yang menjadi pasar utama para vendor di DIY tampaknya sadar bahwa laptop atau netbook jauh lebih menguntungkan tinimbang PC.
Baca “Tips memilih netbook untuk Orang Indonesia“.
Dengan harga yang hanya berselisih 1 hingga 2 juta, konsumen bisa mendapatkan sebuah gadget yang mudah dibawa-bawa, baik itu ke sekolah, kampus, pondok pesantren, mall, warnet, bahkan rumah makan. Heiii… jangan lupa kalau di Yogya sudah banyak hotspot gratisan.
Yang unik, lucu dan menarik
Kalau Anda punya waktu, jangan lupa untuk mengunjungi booth milik Intel. Bukan, bukan untuk melihat atau bertanya apa bedanya Core 2 Solo dengan Core 2 Duo. Saya hanya ingin mengingatkan anda kepada pesaing utama mereka, AMD.
Hihihihi … tahun ini AMD pasti malu kalau buka booth, maklum belum ada yang bisa dibanggakan. FYI, seri termutakhir AMD Phenom saja ternyata masih bisa ditaklukkan oleh lini Core 2 Duo milik Intel. But I love AMD. Sampai detik ini saya masih setia dengan AMD Athlon Xp 1800+ yang saya beli di bulan Agustus 2003. Alhamdulillah belum pernah error. Semoga saja dia abadi di dalam sana. Hahaha …..
Yogyakomtek 2009 berlangsung selama 5 hari (17 – 21 Oktober 2009). Tiket masuk hanya Rp. 3000,00. Saya sarankan pengunjung membawa minuman mineral sebelum masuk ke gedung karena di dalam agak sesak dengan manusia, jadi saya yakin anda bakal haus. Kalau hendak keluar hanya untuk membeli minum, tiket biasanya dinyatakan hangus dan harus membeli tiket lagi jika ingin masuk. Hmmmm….that’s a bad practice.
Update: Yogyakomtek 2009 sudah tutup. Insyaallah buka lagi tahun depan. Mohon maaf tulisan ini terlambat di publish.
Pingback: gadnix / Seri Malcolm Gladwell: Bagaimana cara menjual Anti Virus Kaspersky yang mahal di Yogyakarta?
Saia juga nulis YOGYAKOMTEK 2009 di blog saia
Cekidot
thanks da mampir za. kapan2 kalau mau nulis di gadnix juga boleh kok.
Pingback: gadnix / Tips agar booth anda ramai dikunjungi oleh para pengunjung pameran
Caranya?