Benarkah tidak akan ada processor AMD di Netbook seperti Asus EEE?

asus-eee

Asus EEE PC. Trend setter di kelas Netbook.

Judul tulisan di atas adalah sebuah tanya yang memang banyak terselip dalam benak para pecinta komputer di dunia. Apa benar seperti itu? Coba simak dulu pernyataan Dirk Meyer, Chief Executive AMD, sebagai berikut:

We’re ignoring the Netbook phenomenon–just thinking about PC form factors above that form factor.

Intel Atom vs AMD

 

Aneh memang. Biasanya, ketika Intel memunculkan sebuah produk untuk kelas yang spesifik, AMD pasti akan menguntit di belakangnya. Coba ingat-ingat lagi duel berikut: Celeron vs Sempron, Pentium vs Athlon, Dual Core vs X2, dan seterusnya. Tapi untuk kelas Netbook, yang kebanyakan menggunakan Intel Atom (dan Via) tidak terdengar kabar tentang “versi Atom dari AMD”.

Mericek ke PC World dan CNet

Jawaban dari kebingungan saya di atas akhirnya datang setelah saya membaca dua artikel yang berbeda. Satu di CNet dan satu lagi di PC World.

Menurut PC World, AMD dikabarkan akan bersiap-siap untuk memerangi dominasi Intel Atom dengan duo Conesus dan Geneva. Sebagai info, chip Conesus akan diluncurkan pada tahun 2009 dengan cache sebesar 1MB. Sementara penerusnya, Geneva akan datang pada 2010 dengan cache yang lebih besar yakni 2MB.

CNET memberikan ulasan berbeda. Tulisan Brooke Crothers justru menyiratkan kita bahwa AMD tidak sedang atau bahkan tidak akan pernah membuat chip yang menyaingi Intel Atom. Alasannya sederhana: AMD memang menganggap bahwa Netbook “tidak benar-benar” ada, Setidaknya dalam strategi perang mereka.

Strategi AMD: buat segmen baru saja!

Brooke menganalisis bahwa AMD cenderung untuk memperkuat penelitian mereka di kelas yang lebih hot, yakni UMPC (contohnya Macbook Air atau Fujitsu Lifebook yang harganya bisa tiga kali lipat dari ASUS EEE dan teman-temannya). Dengan kata lain, alih-alih sibuk beradu jotos dengan Intel dan VIA di kelas yang “kurang menggairahkan” ini, AMD justru lebih fokus ke ceruk lain yang lebih memungkinkan untuk terciptanya sebuah tren baru di dunia laptop.

“Macbook Air” yang harganya di bawah $1000

Maksudnya begini, rata-rata UMPC sekarang dijual dengan harga yang selangit plus dukungan processor yang sama; Intel Core 2 Duo. Nah, orang-orang di AMD melihat bahwa di sinilah mereka bisa mengambil keuntungan. Mereka ingin membuat sebuah “kelas baru” di dunia laptop yang memungkinkan terciptanya jajaran UMPC yang bisa dibanderol dengan harga yang berkisar antara $600 – $700. Wow, kedengarannya sangat menarik bukan.

Keluhan dari pengguna netbook

Terus terang, dari kalangan pengguna Netbook sendiri sering terdengar keluhan bahwa kemampuan yang dimiliki oleh netbook mereka memang tidak bisa sehebat laptop pada umumnya. Konon, hal ini terjadi karena prosesor yang digunakan memang dibuat khusus untuk tujuan utama netbook itu sendiri: kemudahan berselancar di internet sambil menikmati derasnya tawaran-tawaran menarik dari berbagai aplikasi berbasis web macam Gmail, Google reader, meebo, Facebook, MySpace, WordPress, dan Blogger.

Benang merah

Hmmm, mungkin AMD yang benar, atau Intel pun sebenarnya tidak salah-salah amat. Lha wong dalam kondisi resesi seperti ini, konsumen pastinya banyak naksir sama barang yang murah dan ada manfaatnya. Ya kayak netbooknya ASUS itu…. Oh ya, kalau pembaca bagaimana?

Sumber: CNet dan PC World

This entry was posted in Netbook, Notebook and tagged , , , , , , by Wim Permana. Bookmark the permalink.

About Wim Permana

Lulusan S1 Ilmu Komputer UGM tahun 2008. Tertarik dengan dunia Web 2.0, SEO, gadget , startup, entrepreneurship, blogging, twitter, dan social network. Saat ini masih sibuk mencari kerja dan jualan kaos. Di luar itu, Wim tetaplah seorang biker dan pujangga yang ingin sekali menulis dan menerbitkan novel yang sudah lama ada di kepalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>